Baru tau ada Sekolah Sungai Cimanuk di Garut, keren kegiatannya. Salut!...
Usul Pak Kades, pialanya dipotong dua aja, Wkwk canda. Tapi emang dua tim ini seimbang banget. Juara...
Alhamdulillah, Garut keren! Semoga harga-harga di pasar beneran makin stabil ya Pak Bupati....
Panembong mantap! Banjarsari juga gak kalah hebat. Dua jempol buat semua pemain dan panitia turnamen....
Keren euy, semoga penghargaan ini jadi penyemangat buat terus mengembangkan potensi desa....
Camat Bayongbong Jeje Jenal Abidin menghadiri peringatan Hari Lingkungan Sedunia 2026 di Lapang Harum Madu, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jumat (5/6/2026). Foto. Dok.
DESAPANEMBONG.ID, – Camat Bayongbong Jeje Jenal Abidin bersama Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat aksi nyata menjaga kelestarian alam dalam momentum Hari Lingkungan Sedunia 2026.Â
Peringatan yang digelar khidmat tersebut dipusatkan di Lapang Harum Madu, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jumat (5/6/2026).Â
Dalam sambutannya, Camat Jeje Jenal Abidin menyampaikan apresiasi kepada SSC dan para relawan yang konsisten bergerak untuk lingkungan. Ia menegaskan, lingkungan merupakan fondasi utama kehidupan yang wajib dijaga bersama.Â
"Ini menunjukkan komitmen kita semua bahwa lingkungan adalah tempat tinggal kita. Kita tidak akan bisa hidup tanpa lingkungan yang mendukung kehidupan," ujar Jeje.Â
Ia juga menyoroti penurunan kualitas alam dari waktu ke waktu. Menurutnya, manusia sebagai makhluk berakal memiliki tanggung jawab utama untuk merawat bumi.Â
Sebagai tindak lanjut, Kecamatan Bayongbong berkomitmen menggalakkan aksi nyata di tingkat lokal. Agenda rutin Jumat Bersih dan Jumat Menanam akan kembali digelorakan di seluruh desa dan kelurahan.Â
Senada dengan itu, Direktur Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) Mulyono Kadafi menyebut Hari Lingkungan Sedunia 2026 sebagai momentum krusial untuk memperkuat aksi iklim. Tahun ini, peringatan mengusung tema "Inspired by Nature. For Climate. For Our Future" atau Terinspirasi oleh Alam. Untuk Iklim. Untuk Masa Depan Kita.Â
Mulyono menekankan, kepedulian terhadap lingkungan tidak boleh berhenti pada seremonial tahunan. Namun harus menjadi karakter dan tanggung jawab setiap individu.Â
"Saya mengajak seluruh elemen pemerintah, Forkopimda, Forkopimcam, serta masyarakat untuk membiasakan tindakan sederhana yang berdampak besar. Mulai dari mengurangi sampah plastik, menghemat energi dan air, menanam pohon, menjaga kebersihan sungai, hingga membangun budaya hidup selaras dengan alam," tutur Mulyono. (PPID Desa Panembong)***
Produk warga Desa Panembong yang dipilih acak sesuai ruang layar.






















