Baru tau ada Sekolah Sungai Cimanuk di Garut, keren kegiatannya. Salut!...
Usul Pak Kades, pialanya dipotong dua aja, Wkwk canda. Tapi emang dua tim ini seimbang banget. Juara...
Alhamdulillah, Garut keren! Semoga harga-harga di pasar beneran makin stabil ya Pak Bupati....
Panembong mantap! Banjarsari juga gak kalah hebat. Dua jempol buat semua pemain dan panitia turnamen....
Keren euy, semoga penghargaan ini jadi penyemangat buat terus mengembangkan potensi desa....
Tim Voli Desa Panembong tampil penuh semangat dan sportivitas, berjuang demi kemenangan di setiap set pertandingan. Dukungan warga jadi energi tambahan menuju target juara! Senin (25/5/2026), (Fofo: Hendra YG)
DESAPANEMBONG.ID – Tim Bola Voli Putra Desa Panembong tampil impresif dan memastikan diri melaju ke babak selanjutnya usai menaklukkan Desa Banjarsari dengan skor 3-1 pada Hari ke-8 Turnamen Bola Voli Antar Desa se-Kecamatan Bayongbong 2026, Senin (25/5/2026).
Pertandingan yang dimulai pukul 13.30 WIB itu berlangsung sengit sejak set pertama. Duel dua tim unggulan tersebut menyajikan permainan cepat, tensi tinggi, serta aksi saling balas serangan yang membuat ratusan penonton terus bersorak sepanjang laga.
Panembong langsung tampil agresif melalui kombinasi smash keras, servis tajam, dan pertahanan disiplin yang membuat Banjarsari kesulitan mengembangkan permainan. Dominasi sejak awal membuat Panembong mampu unggul lebih dulu.
Meski Banjarsari sempat bangkit dan mencuri satu set lewat permainan menyerang yang lebih berani, Panembong tetap mampu menjaga ritme dan fokus pertandingan. Kekompakan tim serta konsistensi serangan akhirnya membawa Panembong mengakhiri laga dengan kemenangan meyakinkan 3-1.
Baca juga: Panembong Tundukkan Karyajaya 3-1, Kunci Gelar Juara Pool B Liga Desa Bayongbong 2026
Ketua Pelaksana Turnamen, Iwan Ridwan, mengungkapkan bahwa hingga memasuki hari ke-8, seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar tanpa kendala berarti dari sisi teknis pertandingan.
“Alhamdulillah sejak hari pertama pembukaan, pertandingan berjalan lancar. Para atlet dan official memahami regulasi pertandingan yang telah disepakati bersama bersama PBVSI Kabupaten Garut saat technical meeting. Selain itu, pertandingan dipimpin wasit berlisensi daerah dan nasional sehingga tidak ada komplain dari pemain maupun official,” ujar Iwan disela pertandingan di Lapangan Voli Alun-alun Bayongbong, Senin (25/5).
Ia mengakui, tantangan terbesar panitia justru berada pada keterbatasan waktu persiapan dan anggaran pelaksanaan. Namun dukungan berbagai pihak membuat turnamen tetap berjalan sukses.
“Panitia memang harus bekerja ekstra karena waktu dan anggaran terbatas. Tapi alhamdulillah berkat dukungan Bapak Bupati Garut dan para donatur, kegiatan bisa berjalan lancar,” katanya.
Menurut Iwan, antusiasme masyarakat dari desa-desa peserta juga menjadi energi tersendiri bagi panitia dan para pemain.
“Para suporter dan simpatisan bola voli dari masing-masing desa sangat antusias memberikan dukungan kepada timnya. Yang membanggakan, semuanya tetap tertib, aman, dan kondusif,” tambahnya.
Ia menegaskan, panitia sengaja memberikan ruang kebebasan kepada warga untuk mendukung tim kebanggaannya masing-masing selama tetap menjaga etika dan sportivitas.
“Kami membebaskan masyarakat mendukung timnya dengan kreatif, tetapi tetap menggunakan bahasa yang santun agar sportivitas tetap terjaga,” jelasnya.
Terkait kendala selama pelaksanaan turnamen, faktor cuaca menjadi tantangan utama karena pertandingan digelar di lapangan terbuka.
“Karena lapangan outdoor, kendala utama memang cuaca. Beberapa pertandingan sempat diguyur hujan, tetapi itu tidak memadamkan semangat para atlet untuk tetap bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.
Menjelang babak grand final, panitia juga mulai fokus mempersiapkan aspek keamanan mengingat membludaknya jumlah penonton setiap pertandingan.
“Untuk grand final nanti tidak banyak persiapan tambahan karena aturan pertandingan sudah disepakati sejak awal. Kami hanya akan memperkuat pengamanan untuk mengantisipasi lonjakan penonton dan menjaga hal-hal yang tidak diharapkan,” ungkapnya.
Iwan juga berharap turnamen bola voli antar desa ini dapat terus digelar secara konsisten setiap tahun sebagai wadah pembinaan atlet muda di Kecamatan Bayongbong.
“Insyaallah kami dari kepengurusan PBVSI tingkat kecamatan akan berupaya konsisten menggelar kegiatan ini setiap tahun untuk mencari bibit atlet voli terbaik dari Bayongbong,” tegasnya.
Selama turnamen berlangsung, panitia juga melakukan pendataan atlet potensial putra maupun putri untuk pembinaan menuju ajang FORKAB Kabupaten Garut mendatang.
Baca juga: Dukungan Bupati Syakur: Turnamen Voli Antar Desa Jadi Agenda Tahunan Pencarian Bibit Atlet Muda
Sementara itu, Kepala Desa Panembong, Yanto Kriswanto, mengaku bangga atas perjuangan tim voli putra Panembong yang berhasil tampil sebagai salah satu tim terbaik di turnamen tahun ini.
“Kemenangan ini bukan hanya milik tim, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Panembong. Terima kasih kepada para pemain yang sudah berjuang tanpa lelah dan kepada warga yang terus memberikan dukungan dari pinggir lapangan,” katanya.
Meski berhasil melaju ke fase berikutnya, Yanto meminta para pemain untuk tidak cepat puas dan tetap menjaga fokus menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Perjuangan belum selesai. Tetap rendah hati, jaga kekompakan, dan fokus menghadapi fase berikutnya. Target kami jelas, membawa gelar juara Kecamatan Bayongbong 2026 pulang ke Panembong,” tegasnya.
Dengan kemenangan ini, Panembong sukses menjaga asa menuju tangga juara. Sementara itu, persaingan menuju babak berikutnya dipastikan semakin panas seiring meningkatnya tensi pertandingan antar desa di Turnamen Bola Voli Kecamatan Bayongbong 2026. (PPID Desa Panembong)****
Keren pisan permainan Tim Voli Putra Desa Panembong! Mainnya kompak, semangat juang tinggi, dan pantas banget lolos ke babak selanjutnya. Selamat buat kemenangan 3-1 atas Desa Banjarsari, semoga terus konsisten dan makin solid di pertandingan berikutnya. Panembong gas terus!
(Administrator)
Keren pisan oge pangrojongna kang/tehHatur nuhun, 3-1 kanggo Panembong! Bismillah babak salajengna makin ngabret!
Produk warga Desa Panembong yang dipilih acak sesuai ruang layar.






















