Baru tau ada Sekolah Sungai Cimanuk di Garut, keren kegiatannya. Salut!...
Usul Pak Kades, pialanya dipotong dua aja, Wkwk canda. Tapi emang dua tim ini seimbang banget. Juara...
Alhamdulillah, Garut keren! Semoga harga-harga di pasar beneran makin stabil ya Pak Bupati....
Panembong mantap! Banjarsari juga gak kalah hebat. Dua jempol buat semua pemain dan panitia turnamen....
Keren euy, semoga penghargaan ini jadi penyemangat buat terus mengembangkan potensi desa....
Pemerintah Kecamatan Bayongbong bersama Sekolah Sungai Cimanuk mengajak masyarakat bergerak bersama melalui aksi bersih-bersih, penanaman pohon, dan sosialisasi peduli api sebagai wujud nyata menjaga alam dan mencegah kebakaran, Jum'at (26/6/2026). Foto: iNewsGarut.id/ Hendra YG
Â
DESAPANEMBONG.ID, – Menghadapi ancaman musim kemarau yang diperkirakan semakin ekstrem, Pemerintah Kecamatan Bayongbong bersama Komunitas Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) Wilayah Bayongbong menggelar aksi penanaman pohon, bersih-bersih lingkungan, dan sosialisasi Masyarakat Peduli Api di Kampung Narontong, Desa Mulyasari, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan bertajuk "Jum'at Bersih, Jum'at Menanam, dan Sosialisasi Masyarakat Peduli Api" itu menjadi langkah awal membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan menjelang musim kemarau.
Camat Bayongbong, Jeje Jenal Abidin, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengapresiasi konsistensi relawan Sekolah Sungai Cimanuk yang selama ini aktif melakukan edukasi lingkungan kepada masyarakat.
"Jadi kami dari pemerintah, termasuk Pak Bupati, Ibu Wakil Bupati, dan Pak Sekda, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas Sekolah Sungai Cimanuk Wilayah Bayongbong. Mudah-mudahan tetap semangat, tetap konsisten memberikan edukasi dan menjadi teladan bagi masyarakat Kabupaten Garut," ujar Jeje.
Menurutnya, gerakan yang lahir dari masyarakat seperti ini menjadi modal penting dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat upaya pencegahan bencana di tingkat desa.
Sementara itu, Kepala Sekolah Sungai Cimanuk Wilayah Bayongbong, Yanto Rangkuti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program perdana SSC yang menggabungkan aksi penghijauan dengan edukasi kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.
Ia menilai perubahan pola cuaca yang dipengaruhi fenomena El Nino harus direspons melalui peningkatan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
"Cuaca ekstrem itu nyata, dan kita harus peduli pada masyarakat serta saling mengingatkan," kata Yanto.
Selain penanaman pohon, para relawan bersama warga melakukan gotong royong membersihkan aliran sungai, memberikan santunan kepada anak-anak kurang mampu, serta mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai.
Yanto berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Melihat antusiasme masyarakat, SSC Wilayah Bayongbong berencana menjadikannya sebagai agenda rutin bulanan bahkan mingguan.
Melalui gerakan tersebut, SSC mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan daerah aliran sungai, memperbanyak penanaman pohon, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong dalam menjaga kelestarian alam di Kabupaten Garut.
Jelang Musim Kemarau, Camat Bayongbong dan Sekolah Sungai Cimanuk Kampanyekan Masyarakat Peduli Api
GARUT, iNewsGarut.id – Menghadapi ancaman musim kemarau yang diperkirakan semakin ekstrem, Pemerintah Kecamatan Bayongbong bersama Komunitas Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) Wilayah Bayongbong menggelar aksi penanaman pohon, bersih-bersih lingkungan, dan sosialisasi Masyarakat Peduli Api di Kampung Narontong, Desa Mulyasari, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan bertajuk "Jum'at Bersih, Jum'at Menanam, dan Sosialisasi Masyarakat Peduli Api" itu menjadi langkah awal membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan menjelang musim kemarau.
Camat Bayongbong, Jeje Jenal Abidin, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengapresiasi konsistensi relawan Sekolah Sungai Cimanuk yang selama ini aktif melakukan edukasi lingkungan kepada masyarakat.
"Jadi kami dari pemerintah, termasuk Pak Bupati, Ibu Wakil Bupati, dan Pak Sekda, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas Sekolah Sungai Cimanuk Wilayah Bayongbong. Mudah-mudahan tetap semangat, tetap konsisten memberikan edukasi dan menjadi teladan bagi masyarakat Kabupaten Garut," ujar Jeje.
Menurutnya, gerakan yang lahir dari masyarakat seperti ini menjadi modal penting dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat upaya pencegahan bencana di tingkat desa.
Sementara itu, Kepala Sekolah Sungai Cimanuk Wilayah Bayongbong, Yanto Rangkuti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program perdana SSC yang menggabungkan aksi penghijauan dengan edukasi kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.
Ia menilai perubahan pola cuaca yang dipengaruhi fenomena El Nino harus direspons melalui peningkatan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
"Cuaca ekstrem itu nyata, dan kita harus peduli pada masyarakat serta saling mengingatkan," kata Yanto.
Selain penanaman pohon, para relawan bersama warga melakukan gotong royong membersihkan aliran sungai, memberikan santunan kepada anak-anak kurang mampu, serta mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai.
Yanto berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Melihat antusiasme masyarakat, SSC Wilayah Bayongbong berencana menjadikannya sebagai agenda rutin bulanan bahkan mingguan.
Melalui gerakan tersebut, SSC mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan daerah aliran sungai, memperbanyak penanaman pohon, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong dalam menjaga kelestarian alam di Kabupaten Garut. (PPID Desa Panembong)***
Baru tau ada Sekolah Sungai Cimanuk di Garut, keren kegiatannya. Salut!
Produk warga Desa Panembong yang dipilih acak sesuai ruang layar.






















